© 2019 Catalyst X

WA : 08 111 5678 75

Apa itu Catalyst X

Vitamin buat motor anda, dirancang dengan nano teknologi yang dapat menguatkan rantai molekul oli, mengurangi gesekan, oksidasi dan kontaminasi dari bensin dan asam, melindungi mesin dengan lebih sempurna dan meningkatkan kualitas serta umur oli

Kegunaan
  1. Membuat mesin lebih awet.

  2. mengurangi getaran pada mesin.

  3. Memperpanjang umur oli sampai 3 kali lipat .

  4. Mengurangi korosi dan aus pada mesin.

  5. Meningkatkan tenaga  dengan memulihkan kompresi.

  6. memberikan lubrikasi yg terbaik meski pada kondisi ekstrem.

  7. Mengurangi asap dan konsumsi BBM.

  8. Tidak mengandung klorin atao PTFE(teflon).

  9. Tidak menyebapkan endapan pada mesin.

  10. Aman untuk lingkungan .

  11. Menetralisir asam dan alkohol. 

Keistimewaan

Semua aditif yang beredar sekarang, kebanyakan hanya aditif-aditif yang hanya meningkatkan performa dari oli dalam skala kecil. 

‚Äč

“Catalyst X” merupakan formulasi khusus yang menyatukan 7 macam aditif yang sangat berguna untuk oli mesin, jadi perlindungan, dan keuntungan dari “Catalyst X” akan jauh lebih menyeluruh, dan maksimal. 

Apa kandungan dalam Catalyst X

OXIDATION INHIBITORS 

Oksidasi adalah efek yang dihasilkan dari bercampurnya oksigen dan oli dalam suhu tertentu. Tidak masalah seberapa banyak oksigen yang diserap oleh oli, tapi yang akan menyebabkan masalah adalah efek oksidasi akan menyebabkan meningkatnya kadar viskositas pada oli, yang disertai terbentuknya formasi asam, resin, pernis pada mesin khususnya pada piston dan ring piston. Oksidasi akan semakin banyak seraya bertambahnya temperatur. Anti oksidan pada Catalyst X akan mencegah terjadinya oksidasi pada oli, sehingga oli dapat tetap berfungsi dengan baik, dan mesin makin awet. 

 

POUR POINT DEPRESSANTS 

oli mesin pada dasarnya mengandung lilin dan paraffin. ini semua merupakan properti2 yang tercampur dalam minyak mentah yang diambil dari dalam bumi. Ada beberapa proses yang dapat dilakukan untuk membuang ini, tapi biasanya ini tidak dilakukan (mungkin karena biaya yang mahal) jadi biasanya ditambahkan aditif “pour point depressants”. aditif ini berguna mencegah supaya lilin dalam oli tidak mengkristal dan membeku dalam suhu yang rendah. 

 

VISCOSITY INDEX IMPROVERS 

Oli mesin tidak boleh terlalu kental sewaktu suhu rendah, sehingga dapat memudahkan di starter nya mesin meski dalam keadaan dingin. Tapi disaat yang bersamaan, oli juga tidak boleh terlalu encer sewaktu suhu tinggi, karena kekentalan yang ideal dibutuhkan supaya mesin dapat tetap terlindungi, ke-ausan dapat dicegah, dan oli juga tidak banyak menguap. Aditif “viscosity index improver” ditambahkan kedalam oli untuk tujuan ini. Aditif ini akan mempertahankan karakter viskositas oli supaya tetap dalam keadaan ideal meski dibawah keadaan dan suhu yang ekstrem. 

 

Catatan: semakin rendahnya angka viscosity index dalam oli, berarti semakin rentannya oli terhadap perubahan suhu, dan perubahan kekentalannya akan semakin besar. 

 

DETERGENTS AND DISPERSANTS 

Deposit kotoran yang ditinggalkan oli dapat menyebabkan ring piston macet, ini akan menyebabkan aus 

secara cepat karena terhambatnya aliran oli. Menyadari hal ini, perusahaan oli pun mulai menggunakan semacam sabun, untuk dicampur kedalam oli, dimana sabun ini akan membantu komponen internal mesin tetap bersih, dengan secara signifikan mengurangi deposit kotoran. 

 

Bertahun-tahun kemudian teknologi pun berkembang, dimana sekarang perusahaan oli menciptakan detergen dan dispersant. 

 

Detergen ini bukan untuk membersihkan mesin, tetapi lebih bertujuan untuk menunda, dan mengurangi kemungkinan terbentuknya deposit kotoran. Cara kerjanya adalah dengan menetralkan asam (efek buangan dari pembakaran). Salah satu alasan kenapa kita dianjurkan untuk mengganti oli kita secara berkala adalah untuk membuang kontaminasi dari oli sebelum kemampuan oli untuk menetralisir asam melemah dan akhirnya hilang. 

 

Dispersant adalah senyawa kimia yang dicampur kedalam oli, untuk mengikat material-material yang akan menyebabkan terbentuknya lumpur, pernis dan lapisan-lapisan akibat dari oksidasi oli. 

 

ANTI-FOAM AGENTS 

Tingginya RPM pada motor, pergerakan komponen, dan sirkulasi oli, ditambah lagi bekerjanya pompa oli, dan efek “blow-by” bahan bakar yang bercampur dengan oli, ini semua akan menyebabkan terjadinya “foam” atau buih. Oli yang berbuih secara berlebihan, tidak akan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. 

Disinilah fungsi “anti foam” sangat berguna, karena sewaktu gelembung udara terbentuk, aditif anti foam akan mengikat diri kepada gelembung itu, dan melemahkannya. Gelembung yang satu juga akan menempel kepada gelembung yang lain, dan akhirnya akan pecah dan hilang. 

 

ANTI-WEAR ADDITIVES 

Aditif ini berfungsi sebagai pencegah terjadinya gesekan antara permukaan metal yang satu dengan yang lainnya. Anti-aus akan sangat berguna disaat mesin berputar dalam kecepatan tinggi, ditambah beban yang berat, disertai suhu yang tinggi. 

 

 

EXTREME PRESSURE ADDITIVES 

Mengurangi gesekan pada komponen-mesin, juga mengurangi shock dan memberi perlindungan pada mesin yang sering berada pada beban yang berat, dengan bekerja bersama aditif anti-aus, membentuk selaput film tipis yang akan sangat berguna bagi perlindungan terhadap mesin dan mencegah ke-aus an dengan lebih efektif. 

Cara Kerja Catalyst X

Ausnya ring piston dan silinder menyebabkan minyak pelumas menembus masuk ke ruang pembakaran. Minyak pelumas terbakar, asap buang bertambah banyak, busi jadi hitam, karbon mengendap pada dinding silinder dan konsumsi Pelumas meningkat. Akibat panas dan karena beban yang dialaminya, pelumas jadi mengencer dan viskositasnya menurun. Ring piston yang aus memungkinkan gas buang mengalir kembali ke ruang mesin sehingga mencemarkan minyak pelumas, menimbulkan lumpur di ruang mesin dan mengurangi daya pelumasan minyak. 

 

Ausnya alat pengangkat, katup, bantalan peluru, dll mengakibatkan suara bising sewaktu mesin bekerja, efisiensi yang rendah dan hilangnya tenaga. Umur mesin berkurang karena aus. Kotoran dan endapan datang dari partikel logam di mesin yang aus, produk sampingan dari bahan bakar dan pembakaran minyak maupun zat pencemar yang merembes. 

 

Masalah utamanya adalah pembentukan pernis akibat minyak yang panas dan gas. Pernis ini menghalangi gerakan bagian-bagian tertentu dan cenderung untuk menghalangi, dan menyumbat katup. 

formula anti-pergesekan dari Catalyst X membentuk suatu selaput tipis molekular yang mengurangi pergesekan, panas dan aus. 

 

Catalyst X mencegah pembentukan endapan dan menyingkirkan- nya. Formula istimewa dari bahan-bahan modifikasi pergesekan dan elemen polar organik melekat pada logam. Bahan-bahan ini tidak terbakar hangus atau menguap pada saat mesin berhenti. 

 

Catalyst X membantu memelihara viskositas, sehingga mencegah Pelumas mengencer pada saat suhu tinggi. 

 

Catalyst X menyekat ring piston yang aus, mencegah masuknya gas buangan ke ruang mesin dan mencegah pembakaran minyak Pelumas. Pelumasan akan lebih baik untuk bearing dan alat pengangkat, juga mengurangi suara bising pada mesin serta meningkatkan kompresi. 

 

Catalyst X meningkatkan tenaga dan efisiensi pada mesin tua. Mesin akan bertahan lebih lama dan hanya membutuhkan lebih sedikit pemeliharaan.